Sabtu, 10 Januari 2015

Tumpukan Rindu



       Sabtu, 10 januari 2014

    Rindu yang selama satu bulan (kurang 1 minggu) menumpuk hingga menggunung akhirnya bisa sedikit terkurangi. Meski hanya berkurang sedikit, setidaknya aku bisa sedikit bernafas lebih lega daripada hari-hari yang telah lalu.
    Melihatmu dari jauh ternyata sudah cukup menegaskan bahwa hatiku tetap untukkmu. Jarak tak pernah memisahkan. Sayang tak pernah mempermasalahkan jarak. Seberapapun jarak yang memisahkan, aku tetap menyadari bahwa hatiku belum berpaling darimu. Aku masih yang dulu-masih sama-masih dengan segala perasaan-perasaanku untukmu.
    Melihatmu dari belakang tetap mampu membuat seisi rinduku melayang sirna. Jangan tanyakan mengapa. Karena bahkan aku tak mengerti alasannya.
    Seberapapun kuatnya kamu memintaku untuk menjauh, tetap tak mampu membuatku menjauh. Bersabarlah sebentar karena mungkin rasaku yang selama ini akan segera terhapuskan. Tapi mungkin saja perasaanku tetap seperti ini. Tetap padamu.
    Jangan salahkan aku jika mataku tetap tertuju padamu. Salahkan dirimu sendiri yang seperti magnet bagiku. Salahkan semesta yamg telah merencanakan segala-galanya.
    Tetap padamu. Jika kamu menanyakan pada siapa hatiku selama ini . Tetap kamu. Jika kamu menanyakan nama siapa yang selalu ku selipkan pada 5 waktuku.
    Biarkan ini berjalan apaadanya. Jangan paksa hatiku berhenti menujumu. Jangan paksakan perasaanku hilang. Jangan coba membunuh hatiku. Biarkan segalanya seperti ini.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar